Pemindahan /home ke partisi baru di linux
Dialih bahasa oleh Maman Nurohman dari
Community Documentation UbuntuDaftar isi1.
Petunjuk- Menyiapkan partisi
- Mencari UUID partisi
- Mengatur Fstab
- Menyalin /home ke partisi baru
- Pemeriksaan partisi baru /home
- Manuver keamanan
- Melakukan pemindahan
- Setelah reboot
2.
Catatan teknis dan sumber sumberKeuntungan petunjuk iniPetunjuk ini ditulis dengan sederhana karena ada beberapa kekurangan dari petunjuk-petunjuk lain dan petunjuk ini layak menjadi catatan untuk acuan masa mendatang. Dokumen komunitas merupakan cara terbaik untuk membantu orang lain pada saat bersamaan. Petunjuk ini :
- Bertujuan menjaga system tetap berguna dan semua data aman
- - Jika system tak disangka mengalami kehilangan daya atau dalam status hibernasi atau apapun terjadi pada poin manapun dalam petunjuk ini maka masih bisa boot-up dan tidak ada masalah. Ini merupakan tujuan utama
- Menyiapkan partisi dan fstab dahulu kemudian hanya memperbaiki fstab pada tahap akhir
- Setiap orang mencoba dan meningkatkan pengenalan terhadap tools sebelum test kritis final, keuntungan lain petunjuk ini, pada petunjuk lain menggunakan perintah mount, kemudian memindahkan /home dan kemudian mengubah fstab. Bagaimanapun, jika anda gagal mengatur fstab pada titik kritis maka jika anda me-reboot system anda akan kehilangan jejak berkas dari direktori /home anda! Atur fstab terlebih dahulu dan menggunakan perintah sudo mount -a untuk memuat partisi, memeriksa fstab bekerja dengan baik pada titik aman pada proses.
- Menggunakan rsync untuk memindahkan file/berkas
- Rsync di rancang untuk memindahkan /home, dan banyak lagi. tool ini mampu mengurus karakteristik lain dari berkas, seperti hak akses, kepemilikan dan waktu. Terdapat banyak perdebatan mengenai perintah mana yang dipergunakan untuk memindahkan file ke partisi /home yang baru yang berpangkal pada saat cp tidak dapat melakukannya dengan baik ( secara nyata melompati beberapa file ? ). cp tidak dirancang menjadi tool backup lain dengan rsync. Untuk memperbaikinya, kemudian, digunakanlah kombinasi find dan cpio ( Seksi 8.3.5 ).
PETUNJUKAtur /home pada partisi yang berbeda sangat menguntungkan, karena semua setting, file dan desktop tetap terawat saat anda melakukan upgrade, re-install Ubuntu atau distro lain. Ini bekerja karena /home memiliki sub-folder untuk setiap setingan user dan file yang mengadung semua data dan setting untuk user tersebut. Juga, instalasi baru linux bekerja seperti menghapus partisi apapun yang terinstal maka data maupun setting perlu di backup ke sebuah tempat atau jika tidak hindari kericuhan dengan menyimpan /home pada partisi terpisah.
Menyiapkan PartisiIni diluar skop halaman ini,
jika butuh bantuan silahkan kunjungi ke SINI. Ingat dan tulis lokasi partisi, sesuatu seperti /sda3. Disarankan menggunakan ext2, ext3 atau ext4 daripada fvat atau ntfs. Menggunakan Vfat tidak didukung dan bisa gagal, karena vfat tidak menggunakan permission/perijinan. ntfs mempunyai keunggulan menjadi ter-journal, seperti ext3 dan ext4 tetapi juga dapat dibaca dengan mudah di Windows, kurang stabil dari ext3 dan ext4 jadi perlu dipertanyakan stabilitasnya dibandingkan dengan kemudahan akses dari Windows. Jika tidak menggunakan dual boot dengan windows atau mempunyai kapasitas cukup maka tetaplah menggunakan ext3 atau ext4 yang lebih aman merupakan pilihan terbaik.
Mencari UUID partisiReferensi UUID dari seluruh partisi didapat dari perintah bari berikut ini :
sudo blkid
Sekarang catat ( copy dan paste ke dalam file teks ) UUID dari partisi yang persiapkan untuk partisi /home baru. Beberapa release lama Ubuntu tidak memiliki perintah "blkid", maka berikut ini bisa digunakan.
sudo vol_id -u
contoh
sudo vol_id -u /dev/sda3
Mengatur FSTAB
Perintah perintah berikut akan :
- Membuat backup fstab. menimpa "DateToday" dengan tanggal hari ini sehingga memudahkan pencarian backup yang benar jika diperlukan nanti.
- Membukan teks editor standar untuk mengubah fstab. Catatan : Kubuntu menggunakan "Kate" sedang Xubuntu menggunakan "mousepad" disamping gedit, tetapi bisa saja menggunakan text-editor lain sesuai selera.
sudo cp /etc/fstab /etc/fstab.DateToday
gksu gedit /etc/fstab
dan tambahkan baris ini :
UUID=???????? /media/home ext3 nodev,nosuid 0 2
ganti ???????? dengan UUID partisi yang akan digunakan menjadi partisi /home.
Lokasi fstab akan menjadi yang sementara, kita memuat pada lokasi sementara dan menyalin /home yang lama ke dalamnya. (/media/home diasumsikan pada seluruh bagian petunjuk ini). jika /media/home belum ada sebelumnya, maka buat dulu dengan menggunakan perintah :
sudo mkdir /media/home
kemudian pasangkan seluruh partisi dengan :
sudo mount -a
Menyalin /home ke partisi barusudo rsync -axS --exclude='/*/.gvfs' /home/. /media/home/.
Opsi --exclude='/*/.gvfs' mencegah rsync mengadu tentang tidak bisa menyalin .gvfs, tapi saya yakin ini hanya opsional. Walaupun terjadi, rsync akan tetap menyalin seluruh file lainnya. (
Lihat disini mengenai diskusi hal ini )
Pemeriksaan Partisi baru /homeData pada /home sekarang berada pada 2 tempat, tapi kita perlu melakukan pemeriksaan apakah benar. Jika data-data tersebut sama maka sudah benar sepenuhnya.
Manuver keamananSekaranga kita membunya 2 salinan dari /home folder, yang terbaru pada partisi baru dan yang lama tetap pada partisi yang sama sebelumnya. Masalahnya bagaimana menghapus dengan benar, karena kita masih menggunakan /home yang lama "hanya" mengganti nama /home folder sekarang :
cd /
sudo mv /home /oldhome
Sekarang buat direktory /home yang baru yang kosong, untuk menjaga hal yang tidak di inginkan!
cd /
sudo mkdir /home/user
Sekarang jika ada yang salah maka system akan boot ke apa yang terlihat seperti instalasi baru dengan seluruh data anda hilang. Pada kenyataannya, tentu saja, kita memiliki 2 salinannya.
Melakukan pemindahanSekarang kita perlu modifikasi fstab lagi untuk mengarahkan ke /home yang baru dan memuatnya dengan benar . Pada command line :
gksu gedit /etc/fstab
dan ubah baris yang sebelumnya anda tambahkan dengan mengganti /media/home menjadi /home, contoh seperti berikut :
UUID=???????? /media/home ext3 nodev,nosuid 0 2
dan terakhir, mount ulang partisi dengan :
sudo mount -a
Apakah semuanya terlihat baik-baik?, dapatkah anda mengakses file dan folder yang terdapat pada menu "Places" ? untuk lebih meyakinkan lakukan reboot.
Setelah Reboot Jika semuanya bekerja, bagus , anda dapat menghapus /old_home. jika terjadi sesuatu dan tidak bekerja, anda dapat mengembalikan semua dengan memindahkan /old_home ke dalam /home, dan menghapus baris terakhir pada /etc/fstab.
Catatan teknis dan Sumber-sumberRsync dipilih atas cp dan find|cpio karena bisa mengelola perijinan berkas.
http://ubuntu.wordpress.com/2006/01/29/move-home-to-its-own-partition/ http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=46866